Friday, February 1, 2013

SALK INSTITUTE DAN NORMAN FISHER HOUSE

Salk Institute

Rancangannya yang ini mirip dengan yang ada di Philadelphia. Namun antara keduanya terdapat perbedaan yang sangat prinsip, yaitu adanya lantai - lantai mezanine pada setiap dua lantai di bawah tingkat yang digunakan untuk laboratorium. Peralatan mekanikal dan instalasi lainnya diletakkan di lantai mezanine tersebut, sehingga ruang laboratorium terbebas dari peralatan. Bangunan ini menggunakan material berupa beton expose .
Louis Kahn merancang Salk La Jolla  sebagai komposisi dan symbol yang tidak komplit dengan dua kekayaan ritmik bangunan. Definisi kekuatan poros bangunan yang dibuka pada setiap akhir dan merupakan ciri khas landscape Amerika.


Norman Fisher House

Rumah terletak pada suatu lokasi keserongan yang dengan lembut menurun dari suatu jalan pokok ke arus kecil. Terdiri dari tiga kubus, dua yang besar menghubungkan bersama-sama dan suatu  orang kecil, yang terpisah. Dadu/Kubus ini, bersama-sama dengan pohon yang ada, membentuk dua ruan di luar inter-connected: suatu pintu masuk meramahi dan suatu dapur court.Two kubus besar, menghubungkan secara diagonal, berisi dua kelompok beda aktivitas. kubus Yang pertama berisi suatu pintu masuk lobi dan guru bedroom deretan dengan kamar ganti dan kamar mandi pada  lantai pertama dan dua lbedrooms pada  lantai yang kedua . Dadu yang kedua   dihubungkan oleh suatu pembukaan besar kepada pintu masuk melobi. Two-Story-High lantai pertama berisi dapur, dan area yang hidup  yang dipisahkan oleh suatu berdiri bebas melempar perapian."

Suatu kolom dalam beton atau baja waktu itu belum merasa sebagai bagian dari jati diri bangunan. Harus berbeda dari batu. Material sekarang menggunakan arsitektur hanya untuk kekuatan atasan nya tetapi bukan untuk format penuh arti nya. Baja dan Beton harus menjadi lebih besar dibanding insinyur itu. Yang diharapkan  baja dan beton menghadapi  dan  mengetahui arsitektur yang karakteristik mereka harus selaras dengan ruang yang ingin dan menimbulkan apa yang ruang  dapat.
Arsitektur meskipun demikian aku merasakan  roh apakah itu , manakala alam tentangnya, aku tidak punya sentuhan dengan itu.

Thursday, January 31, 2013

FIRST UNITARIAN CHURCH DAN EXETER LIBRARY

First Unitarian Church - Louis I. Khan

Sketsa konsep Kahn diawali pada bagian tengah yang dipilih sebagai bagian inti gereja yang dikelilingi area untuk sirkulasi yang mencerminkan keteduhan dari kepercayaan dalam perkumpulan Unitarian. Disekelilingnya terdapat ruang-ruang kelas dari sekolah gereja, Kahn mengatakan bahwa sekolah tersebut menjadi didnding yang mengelilingi inti bangunan gereja tersebut.

Ciri rancangan Kahn yang berupa komposisi balok - balok vertikal dinding, berdenah bentuk U terlihat pada bangunan ini. Karena bangunan ini tidak bertingkat, maka komposisinya tidak menjulang ke atas, tetapi melebar ke samping. Interior gereja ini lebih ramai karena lebih banyak blok - blok yang dikombinasikan dengan bentuk vertikal huruf U. Materialnya yang menggunakan bahan beton expose semakin menonjolkan ciri khas Louis Kahn yang lebih suka memperlihatkan keaslian pada setiap rancangannya.


Exeter Library - Louis I. Khan

Elemen-elemen Philips Exeter Library dibangun dengan citra dan ketahanan bangunan yang mencerminkan monumen dari kejayaan sejarah perpustakaan di Philips Exeter Academy. Dalam citra kemegahan bangunan, tradisi klasik dari inti organisasi ruang terdapat pada ruang baca yang merupakan central hall yang dikelilingi balkon yang berupa ruang belajar kecil ruangan ini secara diagonal bersatu melalui lingkaran besar yang terbuka pada dinding interior sebagai area tengah.

Berbentuk agak berbeda dengan karyanya yang lain, sisi - sisi luar bukan merupakan komposisi blok - blok atau dinding bagian dari silindris tetapi rata seperti gedung pada umumnya. Gedung perpustakaan ini berdenah segi empat bujur sangkar berlantai empat. Sisi luarnya merupakan susunan  monoton atau merata dari bukaan jendela, dikombinasikan dengan bidang - bidang balustrade lebih kecil, berderet putih rata kontras dengan material dinding dari bahan bata expose.

Untuk menyerasikan dengan tradisi kampus, eksteriornya berupa pengulangan bata, secara luas menampilkan tempat dimana beban buku menumpu, keempat sudut yang dipotong untuk artikulasi kerumitan bentuk segiempat dari eksterior bangunan. Pencahayaan dalam ruang belajar diterangi oleh cahaya dari jendela diatas level mata pembaca dan jendela yang lebih kecil setinggi level mata yang memperlihatkan view ke kampus atau dapat ditutup untuk memperoleh privasi dan konsentrasi. Terdapat persamaan perpustakaan ini dengan Kimbell museum. Kedua bangunan tersebut dianggap sebagai dasar fakta dan kemajuan arsitektur.

Wednesday, January 30, 2013

RICHARDS MEDICAL CENTER DAN UNIVERSITY ART CENTER

Richards Medical Center - Louis I. Khan

“Beberapa elemen dari arsitektur Kahn dapat dilihat pada bangunan ini, elemen yang digunakan sebelumnya secara bebas satu sama lain: artikulasi jelas antara pelayan dan area servis, masalah pencahayaan, integrasi ruang, struktur dan elemen utilitas dan diatas semuanya, integrasi bentuk, material dan proses. Sebagai hasilnya, bangunan ini memperlihatkan perubahan yang signifikan dalam arsitektur jaman itu”.
Rancangan ini, yang merupakan hasil dari pertimbangan dari keunikan yang akan nyata dalam ruang - ruangnya dan syarat - syarat pelayanannya, mengekspresikan watak laboratorium penelitian.
Pemikiran Louis I Kahn
Bentuk adalah realisasi dari karakteristik yang yang tidak dapat dipisahkan. Bentuk tidak memiliki eksistensi dalam material, bentuk atau dimensi. Awalnya adalah saat percaya akan bentuk. Saat selesai, awalnya harus dirasakan. Sebuah desain tapi sebuah percikan tunggal suatu bentuk dari material dan memiliki bentuk serta dimensi. Simfoni bentuk tidak termasuk pada komposer. Desainnya juga komposisinya.
“Bangunan seperti manusia, arsitek memiliki kesempatan untuk menciptakan kehidupan”.

University Art Center - Louis I. Khan

Kebutuhan fungsional ganda sebuah bangunan, yaitu rumah sebagai studio arsitektural sebagai bagian dari koleksi dari University's art mengilhami  Kahn untuk menciptakan ruang tinggi yang fleksibel. Khan mengutamakan teknologi dan menyertakan empat sisi, waffle-slab yang terbentuk dari beberapa lantai kamar  dan langit langit kamar yang lain. Kecukupan ruang untuk bangunan servis termasuk proses pengaturan pengkondisian sistem udara, yang menyediakan basis fungsional untuk syarat kebersihan ruang. Ruang yang menghasilkan sirkulasi core tertutup.
Komisi membeli penemuan Khan yaitu struktur, material, dan yang paling penting kekuatan bentuk yang diciptakan. Yale Galery Art menyediakan banyak penghubung untuk awal ide dan percaya tentang arsitektur, antara kata dan kerja.

Tuesday, January 29, 2013

ERDMAN HALL DORMITORIES DAN KIMBELL MUSEUM COMMENTARY

Erdman Hall Dormitories - Louis I. Kahn

Bangunan ini terletak didaerah sub urban sebagai asrama khusus untuk para putri.Asrama ini berupa bangunan besar yang dapat menampung sekitar150 orang. Rencana struktur bangunan berupa beton bertulang yang bagian dalamnya difinishing dengan plester.,  Pada dinding di berikan atap yang dapat memberikan cahaya alami.Ruang individu untuk para pelajar dibuat per tiga meter persegi saling berhubungan satu sama lain pada bagian sisi Konstruksi memuat beton bertulang pada bagian luar dengan blok cinder dengan finising bagian luar diplester. Erdman Hall Dormitories, Bryn Mawr College di Philladelphia ( 1962 ).

Bangunan ini belum selesai ketika arsiteknya meninggal. Bentuk dan susunan unitnya cukup unik, tidak seperti gedung - gedung pada umumnya. Terdiri dari tiga unit berdenah bujur sangkar berderet diagonal dan berhubungan pada sudutnya. Bagian dalam dari masing - masing unit kosong digunakan untuk tangga dan hall atau ruang duduk. Kamar - kamar berderet pada sisi sehingga semua mempunyai pandangan ke arah luar. Struktur utama pada dinding kembali menggunakan material beton expose, demikian pula atapnya yang datar, dalam hal ini menggunakan grid system yaitu kotak - kotak yang dibentuk oleh balok disusun seperti jaringan dengan jarak dan ukuran yang sama.

Pada pusat ruang dibentuk dari empat  bagian yang menimbulkan cahaya alami yang  masuk kedalam. Dinding memuat ruangan bantuan yang secara langsung berhubungan dengan penyediaan kamar tidur. Sisi yang terdiri  tangga, balkon, dan pada jalan terusan terdapat skylight.

Pemikiran Louis I Kahn
"Alam tidak membuat sebuah seni”. Hanya manusia yang membuat seni. Sebab manusia memilih dan menemukan. Ia dapat membuat pintu yang lebih kecil dari ukuran manusia sesungguhnya. dan langit dapat menjadi hitam dalam sekejap jika ia menghendakinya.Ia dapat membawa secara bersama-sama antara gunung, ular dan anak." Ruang adalah sebuah karya arsitektur manakala bukti bagaimana ruang tersebut dibuat dapat dilihat dan dimengerti." Aku percaya dengan yakin bahwa kita akan menjadi lebih  disesuaikan lagi dengan kualitas yang ada di dalam ruang yang  kualitasnya yang melebihi keadaan dan fungsi."


Kimbell Museum Commentary - Louis I. Kahn

Kimbell Art Museum oleh Louis Kahn juga merupakan disiplin, koheren dan visualisasi pernyataan yang jelas, tapi estetika disini diambil lebih secara klasik yang diorentasikan dari pemikiran sang arsitek.
Bangunan ini memiliki kekerasan tapi juga kesederhanaan yang muncul dari pengulangan bentuk seperti kubah, pencahayaan yang tidak terlalu terang dan keindahan artikulasi struktur rangka beton dengan dinding papan infill dari travertine. Gaya klasiknya di tampilkan secara terus-menerus dengan pemakaian material dan detail. Interiornya bermandikan cahaya diffus alami yang masuk dan direfleksikan ke bawah lengkungan kubah. Berdasarkan bangunan ini Louis Kahn dapat dikatakan sebagai yang terbaik diantara para arsitek abad ini yang mengilustrasikan ekspresi kejujuran dan intergritas dalam koordinasi material dengan visi arsitektural secara keseluruhan.

Kimbell Art Museum Louis Kahn di Fort Worth merupakan masterpiece dalam hal ini. Suatu survey dari beberapa studi bangunan mendemonstrasikan kepedulian agar “sehat” yang hanya dapat di bandingkan dengan kesempurnaan klasik, terutama Yunani klasik. Kahn meletakkan penggunaan peralatan dan mesin pada akhir arsitektonik yang mewah dengan merancang bangunan dengan komposisi bagian yang bekerja secara harmoni dengan semuanya. Tidak ada bangunan Kahn yang tidak memberikan bukti-bukti akan kejeniusannya dalam penggunaan material. Dia telah mencapai kesempurnaan dalam bangunan dengan biaya seminimal mungkin.

Monday, January 28, 2013

NOTRE DAME DU HAUT RONCHAM

Le Corbuzier (1889 – 1965) merupakan salah satu tokoh arsitektur Modern. Banyak karya arsitektur yang dihasilkan terutama setelah perang dunia II selesai. Rancangan – rancangan yang dihasilkan oleh Le Corbuzier sedikit berbeda dengan gaya rancangan tokoh modern lainnya. Pada beberapa rancangannya, Le Corbuzier merancang dalam bentuk – bentuk skluptural yangt sensasional dan spektakuler.

Setelah perang dunia II berakhir, Le Corbuzier lebih protektif dalam menghasilkan rancangan, hal tersbut dipicu oleh banyaknya bangunan yang yang rusak dan hancur selama perang berlangsung. Banyak proyek – proyek penting yang dikerjakan terutama proyek perumahan., perkantoran, dan fasilitas – fasilitas umum. Dalam setiap rancangan Le Corbuzier selalu konsisten dengan penerapan konsep “Penggunaan Lima Butir Dalam Arsitektur Baru“. Penggunaan konsep tersebut dapat dilihat pada penggunaan atap datar, unit bangunan diangkat ke atas tanah denagn kolom, dan ukuran teras yang cukup luas. Dari segi material, Le Corbuzier senang menggunakan beton ekspos, yang menampakkan warna dan bentik beton apa adanya tanpa pengolahan lebih lanjut, sehingga menimbulkan karakter tersendiri dari bangunan

Dari tahun 1945 sampai pada akhir karirnya sebagai arsitek Le Corbuzier banyak menghasilkan karya yang memepunyai karakter tersendiri dan otentik, salah satu karya tersebut adalah  Notre Dame Du Haut Ronchamp. Notre Dame Du Haut Roncham adalah sebuah kapel atau gereja kecil yang terletak di kota Ronchamp, kurang lebih 300 KM sebelah timur kota Paris. Notre Dame terletak dalam sebuah komplek yang di dalamnya terdapat restoran dan tempat bermain anak. Komplek tersebut terletak di punggung pegunungan Des Vosges, dengan pemandangan perbukitan di sekelilingnya.

Bentuk arsitektur Notre Dame cukup kontroversial. Bentuknya sangat berbeda dengan bentuk – bentuk kapel atau gereja kecil pada lazimnya. Dilihat sepintas Notre Dame tidak terlihat seperti sebiah kapel. Bentik Otre Dame tersebut banyak menimbulkan persepsi dari orang yang melihatnya. Ada diantaranya yang menginterpretasikan dengan bentuk kapal, topi Italia, burung merpati, tangan orang yang sedang berdoa, bahkan ada yang mengatakan mirip seorang ibu dan anaknya. Bentuk Notre Dame merupakan komposisi bidang – bidang lengkung seperti kurva dan komposisi ketebalan dinding yang bervariasi sehingga secara keseluruhan bangunan terlihat seperti massa seni patung (sklupture).

Nortre Dame mempunyai bukaan dengan bentuk dan letak yang barvariasi dan susunan yang tidak teratur. Ukuran besar jendela tidak sebanding ketebalan dindingnya yang  sebagian ada mencapai 2 meter. Bukaan – bukaan tersebut dihiasi dengan kaca- kaca lukisan dan tulisan tangan dari Le Corbuzier sendiri. Hasil pencahayaan yang dihasilkan remang – remang yang terpencar dari lubang – lubang bukaan yang kecil. Pencahayaan yang dihasilkan tersebut sesuai dengan konsep pencerahan dalam ajaran Kristen.

Dengan bentuk yang tidak lazim dan unik untuk ukuran sebuah bangunan kapel atau gereja kecil,ada sebagianorang yang mengatakan bahwa Notre Dame merupakan bangunan post modern awal. Tidak mengherankan jika Note Dame merupakan prestasi Arsitektural yang tergolong paling gemilang dalam era akhir abad ke-20.

Konstruksi:

Secara keseluruhan Notre Dame menggunakan struktur bidang datar yang material utamanya dari beton bertulang

Dinding
Denah Notre Dame tersusun dari bidang-bidang lengkung menyerupai kurva dan setengah silinder. Notre Dame menggunakan struktur bidang datar sehingga dinding-dinding yang ada selain sebagai pembatas ruang juga berfungsi pemikul beban dan ukurannya lebih tebal dari dinding biasa karena berfungsi tersebut. Ini mengakibatkan bukaan menjadi terbatas.

Atap
Atap Notre Dame berbentuk miring terbuat dari bahan beton bertulang ekspose. Ketinggian atap arah utara lebih rendah disbanding atap dari arah selatan. Dengan perbedaan ketinggian tersebut maka air hujan akan mengalir ke arah utara. Atap Notre Dame tidak menggunakan talang sehingga air hujan akan jatuh langsung ke tanah terlihatr seperti air terjun.

Interior
Bagian – bagian interior bangunan seperti altar, tempat khotbah, dan kursi dibuat menyatu dengan lantai terbuat dari material beton

Menara
Notre dame memiliki tiga menara yang berbentuk setengah silinder, menara-menara tersebut merupakan peninggian dari dinding lengkung,

Sunday, January 27, 2013

SANITASI PADA BANGUNAN RUMAH

Sanitasi adalah suatu usaha untuk memberikan fasilitas di dalam rumah yang dapat menjamin agar keadaan di dalam rumah selalu bersih dan sehat. Untuk menunjang syarat ini, bangunan harus dilengkapi dengan fasilitas sanitasi, adanya penyediaan air bersih yang cukup dan pembuangan air kotor yang lancar. Air bersih harus memenuhi persyaratan sebagai air minum yang berguna untuk kebutuhan hidup manusia seperti minum, masak, cuci. Air harus jernih, bersih dari kuman penyakit dan kotoran lain, tidak mengandung zat kimia aktif, tidak berbau dan tidak ada rasa.

Air kotor adalah air bekas pakai yang sudah tidak memenuhi syarat kesehatan lagi dan harus dibuang agar tidak menimbulkan penyakit.
Perlengkapan sanitasi dapat dibagi menjadi 3 (tiga) bagian yaitu :
1.    Alat penerima air buangan     : kamar mandi, WC, bak dapur, tempat cuci, talang air hujan
2.    Saluran pembuang        : dari pipa tanah atau pipa beton
3.    Tempat pembuangan        : riool kota, peresapan buatan

Perlengkapan sanitasi

Septic Tank
Air buangan dari WC tidak boleh langsung di buang ke tempat pembuangan, baik yang berupa riool kota atau peresapan buatan karena membawa kotoran yang dapat menimbulkan wabah penyakit. Untuk mencegah hal ini maka air buangan dari WC harus dimasukkan dulu  dalam sebuah bak penghancur kotoran yang disebut septick tank. Septic tank harus selalu ada airnya untuk proses penghancuran kotoran, karena itu bak harus dibuat rapat/kedap air. Kotoran-kotoran di dalam septic tank akan dimakan oleh bakteri-bakteri penghancur dan untuk menjaga kehidupan bakteri ini septic tank harus cukup udara yang segar. Untuk memperoleh udara segar, bak harus dihubungkan dengan udara luar dengan sebuah pipa hawa.
Air yang mengandung sabun atau bahan pencuci lain, tidak boleh masuk ke dalam bak septic tank, karena bahan deterjen dapat membunuh bakteri-bakteri penghancur.. Bak septic tank dibuat sedekat mungkin dengan WC agar kotoran tidak terhambat di saluran pembuang, tetapi harus diusahakan berjarak lebih dari 5 m dari sumur air bersih.

Bak Penangkap Lemak
Air buangan dari dapur kadang-kadang masih membawa sisa makanan yang mengandung lemak. Sisa makanan ini tidak boleh langsung dibuang ke dalam sumur peresapan karena akan dapat menutup pori-pori tanah yang mengakibatkan air buangan tidak lagi dapat meresap ke dalam tanah. Untuk mengatasi dan mencegah sisa makanan ikut terbawa sampai ke sumur peresapan, maka air buangan dapat ditampung dulu pada sebuah bak penangkap lemak. Pada bak ini semua sisa makanan akan tertinggal yang dalam waktu-waktu tertentu dapat diambil untuk dibuang keluar.

Sumur Resapan  
Sumur resapan harus diletakkan pada sudut halaman yang terpencil, agak jauh dari tempat bermain anak-anak dan ditutup dengan tanah atau rumput. Jarak sumur resapan harus lebih dari 10 m dari sumur air bersih.


Pipa Saluran Pembuangan
Air dari kamar mandi tidak boleh dibuang bersama-sama dengan air dari WC maupun dari dapur. Masing-masing harus dibuatkan pipa-pipa pembuang sendiri-sendiri. Untuk mengalirkan air buangan dari alat penerima ke tempat pembuangan dapat dipakai pipa dari tanah, pipa beton, pipa galvani, pipa pralon. Bila pipa ditanam dalam kolom sebaiknya menggunakan pipa galvani. Untuk air kotoran dipakai pipa bulat yang dipasang rapat dan ditanam dalam tanah. Untuk air hujan dapat dipakai pipa dari beton (Gravel) ½ lingkaran yang dipasang terbuka di atas tanah. Panjang pipa ini adalah 1 m, untuk menyambungnya dipakain perekat 1 semen : 3 pasir dengan diberi landasan bata. Diameternya dapat dipakai 10 cm, 15 cm, 20 cm, atau sesuai kebutuhan. Kemiringan pipa horizontal air kotor (sabun) min 2%, pipa kotoran (septictank) min.5%, pipa air bersih min.1%.

Bak Kontrol
Pada saluran pembuangan ini harus diberi bak-bak kontrol yang dipasang pada setiap jarak 3 m, pada belokan, pada pertemuan beberapa pipa pembuang atau pada pergantian diameter pipa. Bak kontrol ini berfungsi untuk menampung kotoran-kotoran yang terbawa air buangan dan sebagai tempat untuk memeriksa saluran secara  berkala.

Syarat Perancangan Sebuah WC
1.    Harus dapat sinar matahari langsung dan penghawaan
2.    Seluruh system (dinding, lantai,dll) kedap air waterproof  trasram
3.    Sistem pemipaan (plumbing) harus efisien (KM/WC & dapur sebaiknya berdekatan)
4.    Mudah dioperasikan & dirawat mudah dibersihkan higienis
5.    Finishing lantai harus material anti slip/ tidak licin keramik, ubin, dll
6.    Finishing dinding boleh material slip atau anti slip mudah dibersihkan
7.    Konstruksi lantai dibuat dengan kemiringan min.1% (air bisa mengalir)
8.    Ukuran KM/WC antropometris (bisa digunakan dengan nyaman oleh manusia) :
 - Posisi bak mandi disebelah kanan kloset
 - Tinggi bak mandi (sekitar 70 – 80 cm)
 - Lantai KM/WC harus lebih rendah dari lantai ruang sebelumnya (sekitar 3-10 cm)

Saturday, January 26, 2013

PARADOKS DAN METAFISIKA DALAM DUNIA ARSITEKTUR

Beberapa pengertian tentang Paradoks:
Mempertentangkan sesuatu dengan seuatu yang lain yang sudah kita ketahui untuk menghasilkan sesuatu yang lain. Suatu jalur kreatifitas yang menuntut disiplin, artikulasi, dan pengetahuan yang extra tinggi bagi mereka yang menjalaninya. Paradoks digunakan dalam arsitektur sebagai suatu cara untuk memproses ide/gagasan dan menggambarkan suatu pemikiran yang kritis, hasilnya adalah kreatifitas dalam menemukan alternatif2 pemecahan masalah dan berbeda dari konsep pemikiran lainnya. Pernyataan yang paradoksial membuka sebuah rangkaian gagasan berdasarkan pandangan terhadap atau tentang pengetahuan dan kebenaran yang jujur dari orang yang menyatakannya. Paradoks adalah sebuah pernyataan yang nampaknya kontradiktif, dan menyatakan 2 hal yang berbeda, tapi mengandung kebenaran yang tinggi.

Berpikir paradoks seorang arsitek dengan menghargai masyarakat pemakai bangunannya, memahami masyarakat yang dilayaninya, pemikiran, perasaan, jiwa, tradisi, serta budaya mereka, menelusuri dan menemukan akar primordial masyarakat tsb, dan mempelajari kerangka metafisikanya.

Satu situasi atau pernyataan yang melawan diri sendiri (saling berlawanan) Pada beberapa kasus diimplikasikan bahwa pemahaman yang lebih baik untuk mengungkapkan bahwa kontradiksi itu hanya nyata kelihatan. (Psikologi J.P. Caplin). Contoh:
Perasaan dingin yang dirasakan apabila satu objek yang panas nya setinggi 43 c justru memberikan satu berkas yang dingin.

Adapun tujuan dari ber-Paradoks adalah untuk menciptakan masalah bukan untuk memecahkan masalah yang mana tujuan akhhirnya adalah untuk memperbaiki desain dari sesuatu yang lain, sehingga dapat menghargai pemakai,memahami masyarakat yang dilayani, juga menelusuri /mempelajari kerangka dari metafisika. Diperlukan pendidikan, pengetahuan, wawasan, kerja keras, bakat, ketekunan untuk mewujudkannya. Dengan Paradox dan metafisika dapat membangun sesuatu kekuatan bagi terciptanya kreatifitas Arsitektural. Kalau dilihat sekilas Paradox adalah sesutu yang bertentangan padahal tidak sama sekali. contoh dari Paradoks hidup VS mati, surga VS neraka.

Beberapa pengertian tentang Metafisika
Metafisika adalah sesautu yang tidak  diketahui dengan mempertimbangan apapun yang ada dibalik fisiknya atau diluar dari jangkauan ilmu pengetahuan dan keterbatasa logika.

Metapsychics (metapsikika) ;
Studi mengenai gejala super normal, manifestasi-manifestasi spiritual,   clairvoyance, telepati,dll (kamus psikologi J.P. Caplin) Metafisika sering digunakan atau dipakai  oleh golongan Filosop, para ahli
non filosop, aliran spiritual: pesulap,dukun. Konsep nya adalah konsep dari “ tak terbatas” dan “Tuhan”. Kalau para filosop beranggapan “menggap dengan bermetafisika sesuatu tidak bisa dicapai/tidak ada kesimpulan” tetapi para aliran spiritual tersebut telah mencapai atau mendapatkan sesuatu.

Pertimbangan logika akan ruang dan waktu adalah topik utama dari metafisika, sehingga dapat dikatakan awal yang abdi. Disini kita dituntun dalam perancangan yaitu memulai nya dari sesuatu yang tidak diketahui  untuk mendapatkan apa saja yang ada dibali sana yaitu dengan kretifitas,perhatian bhkan pengorbana dan sifat kritis. Sehingga akan mengembangkan sesuatu dunia baru.