Tricorn Centre
Tricorn Centre merupakan bangunan gaya brutalisme yang terkenal yang terdiri dari pusat perbelanjaan, komplek apartemen, club malam dan komplek tempat parker di Portshmouth, Hampshire UK. Dirancang oleh Owen Luder (arsitek yang terkenal pada tahun 1960an) Pada tahun 1980 bangunan ini telah dilupakan karena dipilih sebagai tiga bangunan terburuk UK. Penghancuran Tricorn dimulai pada 24 Maret 2004 dan berakhir kurang lebih 9 bulan. Dibuka pada tahun 1966 Tricorn Centre merupakan usaha untuk menghidupkan kembali Portsmouth. Pembangunan ini menghabiskan biaya 2 juta poundsterling dari dewan kota. Diharapkan bahwa premi atau angsuran toko yang akan menempati pusat. Tapi sebagai pusatnya tidak dihubungkan ke Portsmouth Town Centre. Toko ini tidak pernah pindah apartemennya, tidak pernah ditempati karena bermasalah dengan kondisi hidup yang sesak, pemanas yang rusak dan kelembaban yang parah atau berbahaya. Apartemen ini ditutup pada tahun 1979. Sebelum tahun 1980an pusat (Tricorn centre) berkembang dan terus berkembang, dan klub pada malam hari berkembang menjadi Kassino. Toko-toko secara perlahan ditinggalkan hingga akhirnya ditutup pada Maret 2002. Dewan Kota Portsmouth merundingkan pembongkaran Tricorn Centre ini untuk beberapa tahun. Bagaimanapun desain kawasan taman parkir yang unik sangat berguna bagi kota, dapat menampung 400 parkir mobil, dihancurkan baru-baru ini. Taman parkir ini menjadi lokasi dari banyak orang usah bunuh diri, menjadi bangunan diantara bangunan umum lainnya yang masih diakses diselatan pantai. Banyak usaha untuk mendaftarkan bangunan sebagai karya arsitektur terbaik diantara arsitektur brutalisme yang digagalkan selama tahun 1990an dan diabaikan/dilupakan disamping berada di kawasan pantai Portsmouth dan oleh sebab itu basah, iklim menyebabkan bangunan hancur sehingga sukar diperbaiki. Baja structural dalam beton mulai berkarat menyebabkan pemuaian pada beton dan ada beberapa bagian lainnya, stalaktit kecil mulai tumbuh dipinggiran dinding.
Lawan dari pihak pembongkaran membantah tentang struktur modernisme/brutalisme mengatakan bahwa bangunan tersebut masih dalam masa perbaikan, masih dapat diselamatkan dengan pekerjaan dari perancang yang berbakat dan perencanaan kota jangka panjang. Bagaimanapun pemerintah dan masyarakat umum berpendapat bahwa bangunan tersebut telah rusak arah dan telah menarik perhatian seperti reputasi yang buruk yang pilihan satu-satunya yaitu mengganti bangunan tersebut. Tricorn menjadi subjek dari kekuatan dan keanekaragaman dari perasaan masyarakat yang papan pendapatnya ditempatkan disekitar bangunan tersebut untuk masyarakat menulis pendapatnya.
Showing posts with label Karya Arsitek Dunia. Show all posts
Showing posts with label Karya Arsitek Dunia. Show all posts
Friday, February 8, 2013
Thursday, February 7, 2013
MENARA BALFRON DAN KAPEL NOTRE DAME DU HAUT RONCHAMP
Menara Balfron berada di Brownfields.
Menara Balfron merupakan apartemen yang berada di kota London. Merupakan area yang memiliki karakteristik modern dengan ruang-ruang yang berfungsi sebagai kamar tidur dan blok-blok ruangan. Merupakan dua bangunan yang dihubungkan oleh 2 lorong yang pada bagian tengahnya terdapat menara yang berfungsi sebagai core yang berisi lift, CCTV dan fasilitas lainnya. Dua buah bangunan yang dipisahkan ini memberikan kesan anti sosial. Sesuatu yang tidak memiliki hubungan dan tidak bersahabat. Memiliki balkon jendela-jendela besar, sehingga dapat memandang keindahan kota London.
Kapel Notre-Dame-Du-Haut Ronchamp
Arsitektur Kapel Notre-Dame-Du-Haut Ronchamp cukup controversial, lepas bebas dari bentuk biasa gereja dan kapel yang pernah ada, secara keseluruhan dapat interpretasikan sebagai telungkupan tapak tangan, kapal, merpati, topi Italia bahkan dapat seperti ibu dan anak. Dinding-dinding Kapel tidak ada yang lurus dan tegak seperti lazimnya bangunan pada umumnya, tetapi semuanya merupakan komposisi dari diding meliuk-liuk, berdenah kurva.
Diantara lengkungan tersebut ada 3 yang membntuk belahan silinder, digunakan untuk kapel lebih kecil. Dindingnya menerus menjulang ke atas membentuk menara.dinding di sebelah barat melengkung seperti huruf j, ujung utara sangat tebal lebih dari 2 m, makin ke selatan semakin tinggi mencuat ke atas juga semakin berkurang tebalnya. Dinding sangat tebal ini diberi jendela besar kecil disusun bebas dalam komposisi seperti pada lukisan abstrak total karya para pelukis De Stijl dari Belanda.
Jendela-jendela dihias dengan kaca berwarna dari lukisan abstrak bertemu religius Katholik, pada waktu mendapat sinar matahari dari luar menjadi dekorasi yang sangat mengesankan. Pada selatan, terdapat semacam teras dimana dibuat sebuah altar, tempat khotbah menghadap ke halaman untuk misa terbuka. Di balik altar terbuka ini terdapat altar dan ruang utam dan nave (ruang umat). Altar dan tempat khotbah, terbuat dari beton yang menyatu dengan bangunan (built- in), demikian pula elemen ruang dalam lainnya termasuk kursi, tempat berlutut dan lain-lainnya. Atap terbuat dari beton bertulang exsposed melengkung-lengkung berwarna gelap kontras dengan warna dindingnya yang putih. Ruang dalam terbentuk oleh atap, lubang-lubang jendela dala dinding tidak sejajar satu dengan lainnya merupakan bagian dari akustik yang sangat baik.
Menara Balfron merupakan apartemen yang berada di kota London. Merupakan area yang memiliki karakteristik modern dengan ruang-ruang yang berfungsi sebagai kamar tidur dan blok-blok ruangan. Merupakan dua bangunan yang dihubungkan oleh 2 lorong yang pada bagian tengahnya terdapat menara yang berfungsi sebagai core yang berisi lift, CCTV dan fasilitas lainnya. Dua buah bangunan yang dipisahkan ini memberikan kesan anti sosial. Sesuatu yang tidak memiliki hubungan dan tidak bersahabat. Memiliki balkon jendela-jendela besar, sehingga dapat memandang keindahan kota London.
Kapel Notre-Dame-Du-Haut Ronchamp
Arsitektur Kapel Notre-Dame-Du-Haut Ronchamp cukup controversial, lepas bebas dari bentuk biasa gereja dan kapel yang pernah ada, secara keseluruhan dapat interpretasikan sebagai telungkupan tapak tangan, kapal, merpati, topi Italia bahkan dapat seperti ibu dan anak. Dinding-dinding Kapel tidak ada yang lurus dan tegak seperti lazimnya bangunan pada umumnya, tetapi semuanya merupakan komposisi dari diding meliuk-liuk, berdenah kurva.
Diantara lengkungan tersebut ada 3 yang membntuk belahan silinder, digunakan untuk kapel lebih kecil. Dindingnya menerus menjulang ke atas membentuk menara.dinding di sebelah barat melengkung seperti huruf j, ujung utara sangat tebal lebih dari 2 m, makin ke selatan semakin tinggi mencuat ke atas juga semakin berkurang tebalnya. Dinding sangat tebal ini diberi jendela besar kecil disusun bebas dalam komposisi seperti pada lukisan abstrak total karya para pelukis De Stijl dari Belanda.
Jendela-jendela dihias dengan kaca berwarna dari lukisan abstrak bertemu religius Katholik, pada waktu mendapat sinar matahari dari luar menjadi dekorasi yang sangat mengesankan. Pada selatan, terdapat semacam teras dimana dibuat sebuah altar, tempat khotbah menghadap ke halaman untuk misa terbuka. Di balik altar terbuka ini terdapat altar dan ruang utam dan nave (ruang umat). Altar dan tempat khotbah, terbuat dari beton yang menyatu dengan bangunan (built- in), demikian pula elemen ruang dalam lainnya termasuk kursi, tempat berlutut dan lain-lainnya. Atap terbuat dari beton bertulang exsposed melengkung-lengkung berwarna gelap kontras dengan warna dindingnya yang putih. Ruang dalam terbentuk oleh atap, lubang-lubang jendela dala dinding tidak sejajar satu dengan lainnya merupakan bagian dari akustik yang sangat baik.
Wednesday, February 6, 2013
BOSTON CITY HALL DAN MENARA TRELLICK
Boston City Hall
Boston City Hall dibangun pada tahun 1963 – 1968 merupakan suatu bangunan pemerintahan, dengan kontek urban plaza. Bangunan ini didirikan di Boston, Massachusetts map. Design bangunan ini merupakan hasil dari suatu kompetisi yang dimenangkan oleh arsitek Kallman, McKinnell and Knowles Sistem konstruksi yang digunakan adalah beton pracetak. Gaya bangunan ini menggunakan gaya Brutalism yang dapat dilihat dari komposisi yang tidak beraturan dari beton yang vertical dan horizontal pada bagian depan bangunan dan pada kanopi jendela. Bangunan ini terdiri dari 3 lantai. Lantai pertama digunakan sebagai ruang public. Yang dihubungkan oleh sirkulasi terbuka menggunakan material batu bata, yang dapat juga digunakan sebagai tempat upacara. Tantangan pada design ini bahwa bangunan ini harus mencirikan bangunan monumental yang dihormati.
Menara Trellick
Trellick Menara (1972) berada pada wilayah Keshington Utara, London. Dirancang oleh Erno goldfinger. Merupakan gedung pencakar langit dengan tinggi 98 m dengan 31 lantai Memiliki 217 ruang (seperti apartemen). Bangunan ini dirancang dengan gaya brutalisme oleh Erno Goldfinger setelah mendapat izin dari Dewan Kota tahun 1960 dan selesa.i tahun 1972. Awalnya ruang tersebut ditempati oleh orang dari golongan sosial. Kemudian dialihkan pengelolaannya oleh Dewan wilayah Kensington, sehingga terjadi perubahan sosial di dalamnya dan kepemilikan bangunan atau ruang menjadi hak pribadi Gedung ini didesain oleh Erno goldfinger berdasarkan menara Balfron yang lebih dahulu dibuat. Ide bentukan ini berdasarkan hakekat seorang saudara yang saling berhubungan dan saling menghubungkan. Desain bangunan ini membuat tindak kejahatan semakin minim.
Boston City Hall dibangun pada tahun 1963 – 1968 merupakan suatu bangunan pemerintahan, dengan kontek urban plaza. Bangunan ini didirikan di Boston, Massachusetts map. Design bangunan ini merupakan hasil dari suatu kompetisi yang dimenangkan oleh arsitek Kallman, McKinnell and Knowles Sistem konstruksi yang digunakan adalah beton pracetak. Gaya bangunan ini menggunakan gaya Brutalism yang dapat dilihat dari komposisi yang tidak beraturan dari beton yang vertical dan horizontal pada bagian depan bangunan dan pada kanopi jendela. Bangunan ini terdiri dari 3 lantai. Lantai pertama digunakan sebagai ruang public. Yang dihubungkan oleh sirkulasi terbuka menggunakan material batu bata, yang dapat juga digunakan sebagai tempat upacara. Tantangan pada design ini bahwa bangunan ini harus mencirikan bangunan monumental yang dihormati.
Menara Trellick
Trellick Menara (1972) berada pada wilayah Keshington Utara, London. Dirancang oleh Erno goldfinger. Merupakan gedung pencakar langit dengan tinggi 98 m dengan 31 lantai Memiliki 217 ruang (seperti apartemen). Bangunan ini dirancang dengan gaya brutalisme oleh Erno Goldfinger setelah mendapat izin dari Dewan Kota tahun 1960 dan selesa.i tahun 1972. Awalnya ruang tersebut ditempati oleh orang dari golongan sosial. Kemudian dialihkan pengelolaannya oleh Dewan wilayah Kensington, sehingga terjadi perubahan sosial di dalamnya dan kepemilikan bangunan atau ruang menjadi hak pribadi Gedung ini didesain oleh Erno goldfinger berdasarkan menara Balfron yang lebih dahulu dibuat. Ide bentukan ini berdasarkan hakekat seorang saudara yang saling berhubungan dan saling menghubungkan. Desain bangunan ini membuat tindak kejahatan semakin minim.
Tuesday, February 5, 2013
ARSITEKTUR HIGHTECH
“…Modern architecture cannot be separated from modern life, it’s part of life…” Richard Roger
“…High tech has been described as the second machine aesthetic by aschitecture critic…” Charles Jenks
Suatu yang fungsional dan efisien bukan sekedar artistic ataupun simbolik, bermacam-macam bentuk elemen hi-tech yang diekspose seperti struktur dan utilitas yang transparan, serta bahan metalik sebagai estetis hi-tech architecture. Collin Davies. Pada awalnya istilah hi-tech architecture ditentang oleh para arsitek itu sendiri, karena sebagai sindiran bagi arsitek yang menggabungkan berbagai ragam teknologi kedalam satu system yang disebut sebagai ‘alternative technology’. Ini terjadi awal tahun 70an. Dapat pula berarti jamak, “ high architecture means something different from hi-tech in industry, in industry it means electronic, computer, silicon chip, robot, and the like it. In architecture it means a particular style of building.”
Suatu bangunan yang menggambarkan semangat modern dan teknologi yang ditampilkan dalam bentuk kejujuran strktur, permainan warna, penggunaan teknologi terbaru dalam struktur bangunan, serta mempunyai beberapa keunikan, sehingga ciri hi-tech ini tidak sama dengan cirri lainnya. Hi-tech itu sendiri cirinya memang sama namun dalam penerapannya ke dalam bangunan lebih tampak dipengaruhi oleh arsiteknya serta lingkungan yang ada di sekitarnya.
Karakteristik Arsitektur Hi-Tech
Inside Out Service Exposed, ciri yang sangat dominant dimana struktur dan mechanical berperan sebagai elemen eksterior dalam ornament. Menampilkan kejujuran jaringan service, utilitas untuk dibiarkan terlihat dan didesain untuk berinteraksi dengan struktur.
Colorfull, shiny, metal clad painted in bright color, penggunaan warna cerah plat (merah, hijau, biru, kuning putih) menunjukkan kedinamisan estetika.
Expresive Power of Structure
Specially steel structure, menampilkan struktur yang memberikan kesan kokoh terutama pada materi yang menggunakan baja.
Space and flexibility, ruang yang fleksibilitasnya dipersiapkan untuk area fungsional
Transparency, Layering, Movement, berpijak pada 3 kualitas kewadahan
Transparan- tembus pandang
Layer- perbagian lapisan
Movement- pergerakan
Dari karakteristik tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa arsitektur Hi-Tech memiliki cirri sebagai berikut :
Karakteristik materialnya didominasi oleh elemen dari bahan logam/metal, dan kaca
Ekspresi bangunan terlihat jelas
Bangunan sangat fleksibekl, bisa mengadaptasi lingkungan
Dapat mengadaptasi berbagai fungsi bangunan.
Dimana konteks arsitektur hi-Tech menghadirkan :
Konsep bangunan bervisi ke masa yang akan datang (15 tahun mendatang)
Mencerminkan era teknologi
Bentuk tidak konvensional, cenderung inivatif
Penekanan pada ekspresi bangunan tanpa meninggalkan fungsi bangunan
Arsitektur Hi-Tech mengandung beberapa pengertiana sebagai berikut :
Fungsi dan representative
Arsitektur Hi-Tech merupakan symbol kemajuan teknologi industri, mempunyai citra mesin sebagai symbol kemajuan sebagai pengertian fungsional. Fungsi ruang merupakan hal utama dalam Arsitektur Hi-Tech, sebagaimana halnya dalan hangar dan bengkel helicopter maupun garasi dan bengkel kendaraan rescue. Efisiensi dikaitkan pada sirkulaSi didalamnya dan menjadi penekanan utama. Struktur bangunan harus benar-benar mempunyai fungsi, bukan sekedar tempelan saja. Struktur yang diekspose tersebut menjadi estetika fungsional dalam Arsitektur Hi-Tech.
Arsitektur Hi-Tech tidak hanya mementingkan fungsional saja, tetapi juga sebagai representasi atau simbol bangunan.
Fleksibilitas Ruang
Merupakan kemempuan ruang untuk dapat beradaptasi terhadap perubahan, baik secara preseptual maupun fisikal dengan atau tanpa perubahab fisik dalam bangunan, tetap, tanpa merubah bentuk luar bangunan. Penyediaan ruang-ruang service internal, tanpa ada suatu enclosure (ketertutupan) di dalamnya.
Ruang tidak hanya mempunyai fungsi yang tunggal tetapi juga mampu sebagai rung multifungsi. Ketika fungsi berganti, konfigurasi ruang harus dapat merespon dengan baik. Fleksibilitas ruang diukur dan penempatan dan pengalihan partisi. Partisi di sini dapat berarti sebagai elemen permanent, seperti dinding, atap, atau rangka struktur. Penggunaan bentuk yang tidak lengkap dan open ended (akhiran terbuka), sehingga lantai dan elemen struktur lainnya dapat ditambah atau dikurangi tanpa merusak komposisi utama.
Strategi praktis komponen pasang rakit (plug in pod)
Penggunaan komponen plug in, merupakan produk fabrikasi, kemudian dipasang dan dirakit pada bangunan seperti modul toilet, bahkan modul rangka struktur. Hal tersebut dimungkinkan karena kemajuan teknologi dan tuntutan kepraktisan dalam pembuatan bangunan. Komponen plug in pod dapat dilepas dan dipindah, diganti dengan plug in pod yang baru.
Structural Expression
Ekspresi bangunan dicapai melalui eksplorasi teknologi dan pemilihan bentuk struktur dan metrial seperti baja, pipa, kaca sebagai unsure utama bangunan dalam era struktur modern yang menunjukkan ikatan arsitektur dengan teknologi tinggi yang ada sekaligus memiliki fungsi sebagai respon terhadap lingkungan.
Penekanan prinsip Hi-Tech
Pada tahap kajian penekanan aplikasi Arsitektur Hi-Tech ini terdapat batasan-batasan terhadap kajian teori yang yang diterapkan pada proyek bengkel pesawat, yaitu berkaitan dengan fungsi dan representasi ruang. Fungsi yang berkaitan dengan efisiensi pada sirkulasi membutuhkan penggunaan struktur sesuai dengan fungsinya, yaitu jenis kegiatan penyimpana dan bengkel helicopter dan kendaraan rescue dengan alat-alat kerjanya.
Study Preseden
Exhibition Hall by Thomas Herzog Lins (Austria)
Pada eksibisi ini terciptanya ruang yang luas terbentuk karena struktur yang melengkung (steel arch structure) juga pemanfaatan pencahayaan alami dengan dua lapisan pengaman pada unsure transparan yang dihadirkan untuk menghindari efek langsungdari sinar matahari.
Western Morning News Headquarters by Nicholas Grimshaw and Partners Pymouth (England)
Pada bangunan ini karakteristik bentuknya berbentuk kapal dengan penonjolan menara dan rangka lengkung pada sisi yang transparan, juga permainan rangka lengkung yang mempertegas ekspresi struktur yang dihadirkan.
“…High tech has been described as the second machine aesthetic by aschitecture critic…” Charles Jenks
Suatu yang fungsional dan efisien bukan sekedar artistic ataupun simbolik, bermacam-macam bentuk elemen hi-tech yang diekspose seperti struktur dan utilitas yang transparan, serta bahan metalik sebagai estetis hi-tech architecture. Collin Davies. Pada awalnya istilah hi-tech architecture ditentang oleh para arsitek itu sendiri, karena sebagai sindiran bagi arsitek yang menggabungkan berbagai ragam teknologi kedalam satu system yang disebut sebagai ‘alternative technology’. Ini terjadi awal tahun 70an. Dapat pula berarti jamak, “ high architecture means something different from hi-tech in industry, in industry it means electronic, computer, silicon chip, robot, and the like it. In architecture it means a particular style of building.”
Suatu bangunan yang menggambarkan semangat modern dan teknologi yang ditampilkan dalam bentuk kejujuran strktur, permainan warna, penggunaan teknologi terbaru dalam struktur bangunan, serta mempunyai beberapa keunikan, sehingga ciri hi-tech ini tidak sama dengan cirri lainnya. Hi-tech itu sendiri cirinya memang sama namun dalam penerapannya ke dalam bangunan lebih tampak dipengaruhi oleh arsiteknya serta lingkungan yang ada di sekitarnya.
Karakteristik Arsitektur Hi-Tech
Inside Out Service Exposed, ciri yang sangat dominant dimana struktur dan mechanical berperan sebagai elemen eksterior dalam ornament. Menampilkan kejujuran jaringan service, utilitas untuk dibiarkan terlihat dan didesain untuk berinteraksi dengan struktur.
Colorfull, shiny, metal clad painted in bright color, penggunaan warna cerah plat (merah, hijau, biru, kuning putih) menunjukkan kedinamisan estetika.
Expresive Power of Structure
Specially steel structure, menampilkan struktur yang memberikan kesan kokoh terutama pada materi yang menggunakan baja.
Space and flexibility, ruang yang fleksibilitasnya dipersiapkan untuk area fungsional
Transparency, Layering, Movement, berpijak pada 3 kualitas kewadahan
Transparan- tembus pandang
Layer- perbagian lapisan
Movement- pergerakan
Dari karakteristik tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa arsitektur Hi-Tech memiliki cirri sebagai berikut :
Karakteristik materialnya didominasi oleh elemen dari bahan logam/metal, dan kaca
Ekspresi bangunan terlihat jelas
Bangunan sangat fleksibekl, bisa mengadaptasi lingkungan
Dapat mengadaptasi berbagai fungsi bangunan.
Dimana konteks arsitektur hi-Tech menghadirkan :
Konsep bangunan bervisi ke masa yang akan datang (15 tahun mendatang)
Mencerminkan era teknologi
Bentuk tidak konvensional, cenderung inivatif
Penekanan pada ekspresi bangunan tanpa meninggalkan fungsi bangunan
Arsitektur Hi-Tech mengandung beberapa pengertiana sebagai berikut :
Fungsi dan representative
Arsitektur Hi-Tech merupakan symbol kemajuan teknologi industri, mempunyai citra mesin sebagai symbol kemajuan sebagai pengertian fungsional. Fungsi ruang merupakan hal utama dalam Arsitektur Hi-Tech, sebagaimana halnya dalan hangar dan bengkel helicopter maupun garasi dan bengkel kendaraan rescue. Efisiensi dikaitkan pada sirkulaSi didalamnya dan menjadi penekanan utama. Struktur bangunan harus benar-benar mempunyai fungsi, bukan sekedar tempelan saja. Struktur yang diekspose tersebut menjadi estetika fungsional dalam Arsitektur Hi-Tech.
Arsitektur Hi-Tech tidak hanya mementingkan fungsional saja, tetapi juga sebagai representasi atau simbol bangunan.
Fleksibilitas Ruang
Merupakan kemempuan ruang untuk dapat beradaptasi terhadap perubahan, baik secara preseptual maupun fisikal dengan atau tanpa perubahab fisik dalam bangunan, tetap, tanpa merubah bentuk luar bangunan. Penyediaan ruang-ruang service internal, tanpa ada suatu enclosure (ketertutupan) di dalamnya.
Ruang tidak hanya mempunyai fungsi yang tunggal tetapi juga mampu sebagai rung multifungsi. Ketika fungsi berganti, konfigurasi ruang harus dapat merespon dengan baik. Fleksibilitas ruang diukur dan penempatan dan pengalihan partisi. Partisi di sini dapat berarti sebagai elemen permanent, seperti dinding, atap, atau rangka struktur. Penggunaan bentuk yang tidak lengkap dan open ended (akhiran terbuka), sehingga lantai dan elemen struktur lainnya dapat ditambah atau dikurangi tanpa merusak komposisi utama.
Strategi praktis komponen pasang rakit (plug in pod)
Penggunaan komponen plug in, merupakan produk fabrikasi, kemudian dipasang dan dirakit pada bangunan seperti modul toilet, bahkan modul rangka struktur. Hal tersebut dimungkinkan karena kemajuan teknologi dan tuntutan kepraktisan dalam pembuatan bangunan. Komponen plug in pod dapat dilepas dan dipindah, diganti dengan plug in pod yang baru.
Structural Expression
Ekspresi bangunan dicapai melalui eksplorasi teknologi dan pemilihan bentuk struktur dan metrial seperti baja, pipa, kaca sebagai unsure utama bangunan dalam era struktur modern yang menunjukkan ikatan arsitektur dengan teknologi tinggi yang ada sekaligus memiliki fungsi sebagai respon terhadap lingkungan.
Penekanan prinsip Hi-Tech
Pada tahap kajian penekanan aplikasi Arsitektur Hi-Tech ini terdapat batasan-batasan terhadap kajian teori yang yang diterapkan pada proyek bengkel pesawat, yaitu berkaitan dengan fungsi dan representasi ruang. Fungsi yang berkaitan dengan efisiensi pada sirkulasi membutuhkan penggunaan struktur sesuai dengan fungsinya, yaitu jenis kegiatan penyimpana dan bengkel helicopter dan kendaraan rescue dengan alat-alat kerjanya.
Study Preseden
Exhibition Hall by Thomas Herzog Lins (Austria)
Pada eksibisi ini terciptanya ruang yang luas terbentuk karena struktur yang melengkung (steel arch structure) juga pemanfaatan pencahayaan alami dengan dua lapisan pengaman pada unsure transparan yang dihadirkan untuk menghindari efek langsungdari sinar matahari.
Western Morning News Headquarters by Nicholas Grimshaw and Partners Pymouth (England)
Pada bangunan ini karakteristik bentuknya berbentuk kapal dengan penonjolan menara dan rangka lengkung pada sisi yang transparan, juga permainan rangka lengkung yang mempertegas ekspresi struktur yang dihadirkan.
Friday, February 1, 2013
SALK INSTITUTE DAN NORMAN FISHER HOUSE
Salk Institute
Rancangannya yang ini mirip dengan yang ada di Philadelphia. Namun antara keduanya terdapat perbedaan yang sangat prinsip, yaitu adanya lantai - lantai mezanine pada setiap dua lantai di bawah tingkat yang digunakan untuk laboratorium. Peralatan mekanikal dan instalasi lainnya diletakkan di lantai mezanine tersebut, sehingga ruang laboratorium terbebas dari peralatan. Bangunan ini menggunakan material berupa beton expose .
Louis Kahn merancang Salk La Jolla sebagai komposisi dan symbol yang tidak komplit dengan dua kekayaan ritmik bangunan. Definisi kekuatan poros bangunan yang dibuka pada setiap akhir dan merupakan ciri khas landscape Amerika.
Norman Fisher House
Rumah terletak pada suatu lokasi keserongan yang dengan lembut menurun dari suatu jalan pokok ke arus kecil. Terdiri dari tiga kubus, dua yang besar menghubungkan bersama-sama dan suatu orang kecil, yang terpisah. Dadu/Kubus ini, bersama-sama dengan pohon yang ada, membentuk dua ruan di luar inter-connected: suatu pintu masuk meramahi dan suatu dapur court.Two kubus besar, menghubungkan secara diagonal, berisi dua kelompok beda aktivitas. kubus Yang pertama berisi suatu pintu masuk lobi dan guru bedroom deretan dengan kamar ganti dan kamar mandi pada lantai pertama dan dua lbedrooms pada lantai yang kedua . Dadu yang kedua dihubungkan oleh suatu pembukaan besar kepada pintu masuk melobi. Two-Story-High lantai pertama berisi dapur, dan area yang hidup yang dipisahkan oleh suatu berdiri bebas melempar perapian."
Suatu kolom dalam beton atau baja waktu itu belum merasa sebagai bagian dari jati diri bangunan. Harus berbeda dari batu. Material sekarang menggunakan arsitektur hanya untuk kekuatan atasan nya tetapi bukan untuk format penuh arti nya. Baja dan Beton harus menjadi lebih besar dibanding insinyur itu. Yang diharapkan baja dan beton menghadapi dan mengetahui arsitektur yang karakteristik mereka harus selaras dengan ruang yang ingin dan menimbulkan apa yang ruang dapat.
Arsitektur meskipun demikian aku merasakan roh apakah itu , manakala alam tentangnya, aku tidak punya sentuhan dengan itu.
Rancangannya yang ini mirip dengan yang ada di Philadelphia. Namun antara keduanya terdapat perbedaan yang sangat prinsip, yaitu adanya lantai - lantai mezanine pada setiap dua lantai di bawah tingkat yang digunakan untuk laboratorium. Peralatan mekanikal dan instalasi lainnya diletakkan di lantai mezanine tersebut, sehingga ruang laboratorium terbebas dari peralatan. Bangunan ini menggunakan material berupa beton expose .
Louis Kahn merancang Salk La Jolla sebagai komposisi dan symbol yang tidak komplit dengan dua kekayaan ritmik bangunan. Definisi kekuatan poros bangunan yang dibuka pada setiap akhir dan merupakan ciri khas landscape Amerika.
Norman Fisher House
Rumah terletak pada suatu lokasi keserongan yang dengan lembut menurun dari suatu jalan pokok ke arus kecil. Terdiri dari tiga kubus, dua yang besar menghubungkan bersama-sama dan suatu orang kecil, yang terpisah. Dadu/Kubus ini, bersama-sama dengan pohon yang ada, membentuk dua ruan di luar inter-connected: suatu pintu masuk meramahi dan suatu dapur court.Two kubus besar, menghubungkan secara diagonal, berisi dua kelompok beda aktivitas. kubus Yang pertama berisi suatu pintu masuk lobi dan guru bedroom deretan dengan kamar ganti dan kamar mandi pada lantai pertama dan dua lbedrooms pada lantai yang kedua . Dadu yang kedua dihubungkan oleh suatu pembukaan besar kepada pintu masuk melobi. Two-Story-High lantai pertama berisi dapur, dan area yang hidup yang dipisahkan oleh suatu berdiri bebas melempar perapian."
Suatu kolom dalam beton atau baja waktu itu belum merasa sebagai bagian dari jati diri bangunan. Harus berbeda dari batu. Material sekarang menggunakan arsitektur hanya untuk kekuatan atasan nya tetapi bukan untuk format penuh arti nya. Baja dan Beton harus menjadi lebih besar dibanding insinyur itu. Yang diharapkan baja dan beton menghadapi dan mengetahui arsitektur yang karakteristik mereka harus selaras dengan ruang yang ingin dan menimbulkan apa yang ruang dapat.
Arsitektur meskipun demikian aku merasakan roh apakah itu , manakala alam tentangnya, aku tidak punya sentuhan dengan itu.
Thursday, January 31, 2013
FIRST UNITARIAN CHURCH DAN EXETER LIBRARY
First Unitarian Church - Louis I. Khan
Sketsa konsep Kahn diawali pada bagian tengah yang dipilih sebagai bagian inti gereja yang dikelilingi area untuk sirkulasi yang mencerminkan keteduhan dari kepercayaan dalam perkumpulan Unitarian. Disekelilingnya terdapat ruang-ruang kelas dari sekolah gereja, Kahn mengatakan bahwa sekolah tersebut menjadi didnding yang mengelilingi inti bangunan gereja tersebut.
Ciri rancangan Kahn yang berupa komposisi balok - balok vertikal dinding, berdenah bentuk U terlihat pada bangunan ini. Karena bangunan ini tidak bertingkat, maka komposisinya tidak menjulang ke atas, tetapi melebar ke samping. Interior gereja ini lebih ramai karena lebih banyak blok - blok yang dikombinasikan dengan bentuk vertikal huruf U. Materialnya yang menggunakan bahan beton expose semakin menonjolkan ciri khas Louis Kahn yang lebih suka memperlihatkan keaslian pada setiap rancangannya.
Exeter Library - Louis I. Khan
Elemen-elemen Philips Exeter Library dibangun dengan citra dan ketahanan bangunan yang mencerminkan monumen dari kejayaan sejarah perpustakaan di Philips Exeter Academy. Dalam citra kemegahan bangunan, tradisi klasik dari inti organisasi ruang terdapat pada ruang baca yang merupakan central hall yang dikelilingi balkon yang berupa ruang belajar kecil ruangan ini secara diagonal bersatu melalui lingkaran besar yang terbuka pada dinding interior sebagai area tengah.
Berbentuk agak berbeda dengan karyanya yang lain, sisi - sisi luar bukan merupakan komposisi blok - blok atau dinding bagian dari silindris tetapi rata seperti gedung pada umumnya. Gedung perpustakaan ini berdenah segi empat bujur sangkar berlantai empat. Sisi luarnya merupakan susunan monoton atau merata dari bukaan jendela, dikombinasikan dengan bidang - bidang balustrade lebih kecil, berderet putih rata kontras dengan material dinding dari bahan bata expose.
Untuk menyerasikan dengan tradisi kampus, eksteriornya berupa pengulangan bata, secara luas menampilkan tempat dimana beban buku menumpu, keempat sudut yang dipotong untuk artikulasi kerumitan bentuk segiempat dari eksterior bangunan. Pencahayaan dalam ruang belajar diterangi oleh cahaya dari jendela diatas level mata pembaca dan jendela yang lebih kecil setinggi level mata yang memperlihatkan view ke kampus atau dapat ditutup untuk memperoleh privasi dan konsentrasi. Terdapat persamaan perpustakaan ini dengan Kimbell museum. Kedua bangunan tersebut dianggap sebagai dasar fakta dan kemajuan arsitektur.
Sketsa konsep Kahn diawali pada bagian tengah yang dipilih sebagai bagian inti gereja yang dikelilingi area untuk sirkulasi yang mencerminkan keteduhan dari kepercayaan dalam perkumpulan Unitarian. Disekelilingnya terdapat ruang-ruang kelas dari sekolah gereja, Kahn mengatakan bahwa sekolah tersebut menjadi didnding yang mengelilingi inti bangunan gereja tersebut.
Ciri rancangan Kahn yang berupa komposisi balok - balok vertikal dinding, berdenah bentuk U terlihat pada bangunan ini. Karena bangunan ini tidak bertingkat, maka komposisinya tidak menjulang ke atas, tetapi melebar ke samping. Interior gereja ini lebih ramai karena lebih banyak blok - blok yang dikombinasikan dengan bentuk vertikal huruf U. Materialnya yang menggunakan bahan beton expose semakin menonjolkan ciri khas Louis Kahn yang lebih suka memperlihatkan keaslian pada setiap rancangannya.
Exeter Library - Louis I. Khan
Elemen-elemen Philips Exeter Library dibangun dengan citra dan ketahanan bangunan yang mencerminkan monumen dari kejayaan sejarah perpustakaan di Philips Exeter Academy. Dalam citra kemegahan bangunan, tradisi klasik dari inti organisasi ruang terdapat pada ruang baca yang merupakan central hall yang dikelilingi balkon yang berupa ruang belajar kecil ruangan ini secara diagonal bersatu melalui lingkaran besar yang terbuka pada dinding interior sebagai area tengah.
Berbentuk agak berbeda dengan karyanya yang lain, sisi - sisi luar bukan merupakan komposisi blok - blok atau dinding bagian dari silindris tetapi rata seperti gedung pada umumnya. Gedung perpustakaan ini berdenah segi empat bujur sangkar berlantai empat. Sisi luarnya merupakan susunan monoton atau merata dari bukaan jendela, dikombinasikan dengan bidang - bidang balustrade lebih kecil, berderet putih rata kontras dengan material dinding dari bahan bata expose.
Untuk menyerasikan dengan tradisi kampus, eksteriornya berupa pengulangan bata, secara luas menampilkan tempat dimana beban buku menumpu, keempat sudut yang dipotong untuk artikulasi kerumitan bentuk segiempat dari eksterior bangunan. Pencahayaan dalam ruang belajar diterangi oleh cahaya dari jendela diatas level mata pembaca dan jendela yang lebih kecil setinggi level mata yang memperlihatkan view ke kampus atau dapat ditutup untuk memperoleh privasi dan konsentrasi. Terdapat persamaan perpustakaan ini dengan Kimbell museum. Kedua bangunan tersebut dianggap sebagai dasar fakta dan kemajuan arsitektur.
Wednesday, January 30, 2013
RICHARDS MEDICAL CENTER DAN UNIVERSITY ART CENTER
Richards Medical Center - Louis I. Khan
“Beberapa elemen dari arsitektur Kahn dapat dilihat pada bangunan ini, elemen yang digunakan sebelumnya secara bebas satu sama lain: artikulasi jelas antara pelayan dan area servis, masalah pencahayaan, integrasi ruang, struktur dan elemen utilitas dan diatas semuanya, integrasi bentuk, material dan proses. Sebagai hasilnya, bangunan ini memperlihatkan perubahan yang signifikan dalam arsitektur jaman itu”.
Rancangan ini, yang merupakan hasil dari pertimbangan dari keunikan yang akan nyata dalam ruang - ruangnya dan syarat - syarat pelayanannya, mengekspresikan watak laboratorium penelitian.
Pemikiran Louis I Kahn
Bentuk adalah realisasi dari karakteristik yang yang tidak dapat dipisahkan. Bentuk tidak memiliki eksistensi dalam material, bentuk atau dimensi. Awalnya adalah saat percaya akan bentuk. Saat selesai, awalnya harus dirasakan. Sebuah desain tapi sebuah percikan tunggal suatu bentuk dari material dan memiliki bentuk serta dimensi. Simfoni bentuk tidak termasuk pada komposer. Desainnya juga komposisinya.
“Bangunan seperti manusia, arsitek memiliki kesempatan untuk menciptakan kehidupan”.
University Art Center - Louis I. Khan
Kebutuhan fungsional ganda sebuah bangunan, yaitu rumah sebagai studio arsitektural sebagai bagian dari koleksi dari University's art mengilhami Kahn untuk menciptakan ruang tinggi yang fleksibel. Khan mengutamakan teknologi dan menyertakan empat sisi, waffle-slab yang terbentuk dari beberapa lantai kamar dan langit langit kamar yang lain. Kecukupan ruang untuk bangunan servis termasuk proses pengaturan pengkondisian sistem udara, yang menyediakan basis fungsional untuk syarat kebersihan ruang. Ruang yang menghasilkan sirkulasi core tertutup.
Komisi membeli penemuan Khan yaitu struktur, material, dan yang paling penting kekuatan bentuk yang diciptakan. Yale Galery Art menyediakan banyak penghubung untuk awal ide dan percaya tentang arsitektur, antara kata dan kerja.
“Beberapa elemen dari arsitektur Kahn dapat dilihat pada bangunan ini, elemen yang digunakan sebelumnya secara bebas satu sama lain: artikulasi jelas antara pelayan dan area servis, masalah pencahayaan, integrasi ruang, struktur dan elemen utilitas dan diatas semuanya, integrasi bentuk, material dan proses. Sebagai hasilnya, bangunan ini memperlihatkan perubahan yang signifikan dalam arsitektur jaman itu”.
Rancangan ini, yang merupakan hasil dari pertimbangan dari keunikan yang akan nyata dalam ruang - ruangnya dan syarat - syarat pelayanannya, mengekspresikan watak laboratorium penelitian.
Pemikiran Louis I Kahn
Bentuk adalah realisasi dari karakteristik yang yang tidak dapat dipisahkan. Bentuk tidak memiliki eksistensi dalam material, bentuk atau dimensi. Awalnya adalah saat percaya akan bentuk. Saat selesai, awalnya harus dirasakan. Sebuah desain tapi sebuah percikan tunggal suatu bentuk dari material dan memiliki bentuk serta dimensi. Simfoni bentuk tidak termasuk pada komposer. Desainnya juga komposisinya.
“Bangunan seperti manusia, arsitek memiliki kesempatan untuk menciptakan kehidupan”.
University Art Center - Louis I. Khan
Kebutuhan fungsional ganda sebuah bangunan, yaitu rumah sebagai studio arsitektural sebagai bagian dari koleksi dari University's art mengilhami Kahn untuk menciptakan ruang tinggi yang fleksibel. Khan mengutamakan teknologi dan menyertakan empat sisi, waffle-slab yang terbentuk dari beberapa lantai kamar dan langit langit kamar yang lain. Kecukupan ruang untuk bangunan servis termasuk proses pengaturan pengkondisian sistem udara, yang menyediakan basis fungsional untuk syarat kebersihan ruang. Ruang yang menghasilkan sirkulasi core tertutup.
Komisi membeli penemuan Khan yaitu struktur, material, dan yang paling penting kekuatan bentuk yang diciptakan. Yale Galery Art menyediakan banyak penghubung untuk awal ide dan percaya tentang arsitektur, antara kata dan kerja.
Tuesday, January 29, 2013
ERDMAN HALL DORMITORIES DAN KIMBELL MUSEUM COMMENTARY
Erdman Hall Dormitories - Louis I. Kahn
Bangunan ini terletak didaerah sub urban sebagai asrama khusus untuk para putri.Asrama ini berupa bangunan besar yang dapat menampung sekitar150 orang. Rencana struktur bangunan berupa beton bertulang yang bagian dalamnya difinishing dengan plester., Pada dinding di berikan atap yang dapat memberikan cahaya alami.Ruang individu untuk para pelajar dibuat per tiga meter persegi saling berhubungan satu sama lain pada bagian sisi Konstruksi memuat beton bertulang pada bagian luar dengan blok cinder dengan finising bagian luar diplester. Erdman Hall Dormitories, Bryn Mawr College di Philladelphia ( 1962 ).
Bangunan ini belum selesai ketika arsiteknya meninggal. Bentuk dan susunan unitnya cukup unik, tidak seperti gedung - gedung pada umumnya. Terdiri dari tiga unit berdenah bujur sangkar berderet diagonal dan berhubungan pada sudutnya. Bagian dalam dari masing - masing unit kosong digunakan untuk tangga dan hall atau ruang duduk. Kamar - kamar berderet pada sisi sehingga semua mempunyai pandangan ke arah luar. Struktur utama pada dinding kembali menggunakan material beton expose, demikian pula atapnya yang datar, dalam hal ini menggunakan grid system yaitu kotak - kotak yang dibentuk oleh balok disusun seperti jaringan dengan jarak dan ukuran yang sama.
Pada pusat ruang dibentuk dari empat bagian yang menimbulkan cahaya alami yang masuk kedalam. Dinding memuat ruangan bantuan yang secara langsung berhubungan dengan penyediaan kamar tidur. Sisi yang terdiri tangga, balkon, dan pada jalan terusan terdapat skylight.
Pemikiran Louis I Kahn
"Alam tidak membuat sebuah seni”. Hanya manusia yang membuat seni. Sebab manusia memilih dan menemukan. Ia dapat membuat pintu yang lebih kecil dari ukuran manusia sesungguhnya. dan langit dapat menjadi hitam dalam sekejap jika ia menghendakinya.Ia dapat membawa secara bersama-sama antara gunung, ular dan anak." Ruang adalah sebuah karya arsitektur manakala bukti bagaimana ruang tersebut dibuat dapat dilihat dan dimengerti." Aku percaya dengan yakin bahwa kita akan menjadi lebih disesuaikan lagi dengan kualitas yang ada di dalam ruang yang kualitasnya yang melebihi keadaan dan fungsi."
Kimbell Museum Commentary - Louis I. Kahn
Kimbell Art Museum oleh Louis Kahn juga merupakan disiplin, koheren dan visualisasi pernyataan yang jelas, tapi estetika disini diambil lebih secara klasik yang diorentasikan dari pemikiran sang arsitek.
Bangunan ini memiliki kekerasan tapi juga kesederhanaan yang muncul dari pengulangan bentuk seperti kubah, pencahayaan yang tidak terlalu terang dan keindahan artikulasi struktur rangka beton dengan dinding papan infill dari travertine. Gaya klasiknya di tampilkan secara terus-menerus dengan pemakaian material dan detail. Interiornya bermandikan cahaya diffus alami yang masuk dan direfleksikan ke bawah lengkungan kubah. Berdasarkan bangunan ini Louis Kahn dapat dikatakan sebagai yang terbaik diantara para arsitek abad ini yang mengilustrasikan ekspresi kejujuran dan intergritas dalam koordinasi material dengan visi arsitektural secara keseluruhan.
Kimbell Art Museum Louis Kahn di Fort Worth merupakan masterpiece dalam hal ini. Suatu survey dari beberapa studi bangunan mendemonstrasikan kepedulian agar “sehat” yang hanya dapat di bandingkan dengan kesempurnaan klasik, terutama Yunani klasik. Kahn meletakkan penggunaan peralatan dan mesin pada akhir arsitektonik yang mewah dengan merancang bangunan dengan komposisi bagian yang bekerja secara harmoni dengan semuanya. Tidak ada bangunan Kahn yang tidak memberikan bukti-bukti akan kejeniusannya dalam penggunaan material. Dia telah mencapai kesempurnaan dalam bangunan dengan biaya seminimal mungkin.
Bangunan ini terletak didaerah sub urban sebagai asrama khusus untuk para putri.Asrama ini berupa bangunan besar yang dapat menampung sekitar150 orang. Rencana struktur bangunan berupa beton bertulang yang bagian dalamnya difinishing dengan plester., Pada dinding di berikan atap yang dapat memberikan cahaya alami.Ruang individu untuk para pelajar dibuat per tiga meter persegi saling berhubungan satu sama lain pada bagian sisi Konstruksi memuat beton bertulang pada bagian luar dengan blok cinder dengan finising bagian luar diplester. Erdman Hall Dormitories, Bryn Mawr College di Philladelphia ( 1962 ).
Bangunan ini belum selesai ketika arsiteknya meninggal. Bentuk dan susunan unitnya cukup unik, tidak seperti gedung - gedung pada umumnya. Terdiri dari tiga unit berdenah bujur sangkar berderet diagonal dan berhubungan pada sudutnya. Bagian dalam dari masing - masing unit kosong digunakan untuk tangga dan hall atau ruang duduk. Kamar - kamar berderet pada sisi sehingga semua mempunyai pandangan ke arah luar. Struktur utama pada dinding kembali menggunakan material beton expose, demikian pula atapnya yang datar, dalam hal ini menggunakan grid system yaitu kotak - kotak yang dibentuk oleh balok disusun seperti jaringan dengan jarak dan ukuran yang sama.
Pada pusat ruang dibentuk dari empat bagian yang menimbulkan cahaya alami yang masuk kedalam. Dinding memuat ruangan bantuan yang secara langsung berhubungan dengan penyediaan kamar tidur. Sisi yang terdiri tangga, balkon, dan pada jalan terusan terdapat skylight.
Pemikiran Louis I Kahn
"Alam tidak membuat sebuah seni”. Hanya manusia yang membuat seni. Sebab manusia memilih dan menemukan. Ia dapat membuat pintu yang lebih kecil dari ukuran manusia sesungguhnya. dan langit dapat menjadi hitam dalam sekejap jika ia menghendakinya.Ia dapat membawa secara bersama-sama antara gunung, ular dan anak." Ruang adalah sebuah karya arsitektur manakala bukti bagaimana ruang tersebut dibuat dapat dilihat dan dimengerti." Aku percaya dengan yakin bahwa kita akan menjadi lebih disesuaikan lagi dengan kualitas yang ada di dalam ruang yang kualitasnya yang melebihi keadaan dan fungsi."
Kimbell Museum Commentary - Louis I. Kahn
Kimbell Art Museum oleh Louis Kahn juga merupakan disiplin, koheren dan visualisasi pernyataan yang jelas, tapi estetika disini diambil lebih secara klasik yang diorentasikan dari pemikiran sang arsitek.
Bangunan ini memiliki kekerasan tapi juga kesederhanaan yang muncul dari pengulangan bentuk seperti kubah, pencahayaan yang tidak terlalu terang dan keindahan artikulasi struktur rangka beton dengan dinding papan infill dari travertine. Gaya klasiknya di tampilkan secara terus-menerus dengan pemakaian material dan detail. Interiornya bermandikan cahaya diffus alami yang masuk dan direfleksikan ke bawah lengkungan kubah. Berdasarkan bangunan ini Louis Kahn dapat dikatakan sebagai yang terbaik diantara para arsitek abad ini yang mengilustrasikan ekspresi kejujuran dan intergritas dalam koordinasi material dengan visi arsitektural secara keseluruhan.
Kimbell Art Museum Louis Kahn di Fort Worth merupakan masterpiece dalam hal ini. Suatu survey dari beberapa studi bangunan mendemonstrasikan kepedulian agar “sehat” yang hanya dapat di bandingkan dengan kesempurnaan klasik, terutama Yunani klasik. Kahn meletakkan penggunaan peralatan dan mesin pada akhir arsitektonik yang mewah dengan merancang bangunan dengan komposisi bagian yang bekerja secara harmoni dengan semuanya. Tidak ada bangunan Kahn yang tidak memberikan bukti-bukti akan kejeniusannya dalam penggunaan material. Dia telah mencapai kesempurnaan dalam bangunan dengan biaya seminimal mungkin.
Monday, January 28, 2013
NOTRE DAME DU HAUT RONCHAM
Le Corbuzier (1889 – 1965) merupakan salah satu tokoh arsitektur Modern. Banyak karya arsitektur yang dihasilkan terutama setelah perang dunia II selesai. Rancangan – rancangan yang dihasilkan oleh Le Corbuzier sedikit berbeda dengan gaya rancangan tokoh modern lainnya. Pada beberapa rancangannya, Le Corbuzier merancang dalam bentuk – bentuk skluptural yangt sensasional dan spektakuler.
Setelah perang dunia II berakhir, Le Corbuzier lebih protektif dalam menghasilkan rancangan, hal tersbut dipicu oleh banyaknya bangunan yang yang rusak dan hancur selama perang berlangsung. Banyak proyek – proyek penting yang dikerjakan terutama proyek perumahan., perkantoran, dan fasilitas – fasilitas umum. Dalam setiap rancangan Le Corbuzier selalu konsisten dengan penerapan konsep “Penggunaan Lima Butir Dalam Arsitektur Baru“. Penggunaan konsep tersebut dapat dilihat pada penggunaan atap datar, unit bangunan diangkat ke atas tanah denagn kolom, dan ukuran teras yang cukup luas. Dari segi material, Le Corbuzier senang menggunakan beton ekspos, yang menampakkan warna dan bentik beton apa adanya tanpa pengolahan lebih lanjut, sehingga menimbulkan karakter tersendiri dari bangunan
Dari tahun 1945 sampai pada akhir karirnya sebagai arsitek Le Corbuzier banyak menghasilkan karya yang memepunyai karakter tersendiri dan otentik, salah satu karya tersebut adalah Notre Dame Du Haut Ronchamp. Notre Dame Du Haut Roncham adalah sebuah kapel atau gereja kecil yang terletak di kota Ronchamp, kurang lebih 300 KM sebelah timur kota Paris. Notre Dame terletak dalam sebuah komplek yang di dalamnya terdapat restoran dan tempat bermain anak. Komplek tersebut terletak di punggung pegunungan Des Vosges, dengan pemandangan perbukitan di sekelilingnya.
Bentuk arsitektur Notre Dame cukup kontroversial. Bentuknya sangat berbeda dengan bentuk – bentuk kapel atau gereja kecil pada lazimnya. Dilihat sepintas Notre Dame tidak terlihat seperti sebiah kapel. Bentik Otre Dame tersebut banyak menimbulkan persepsi dari orang yang melihatnya. Ada diantaranya yang menginterpretasikan dengan bentuk kapal, topi Italia, burung merpati, tangan orang yang sedang berdoa, bahkan ada yang mengatakan mirip seorang ibu dan anaknya. Bentuk Notre Dame merupakan komposisi bidang – bidang lengkung seperti kurva dan komposisi ketebalan dinding yang bervariasi sehingga secara keseluruhan bangunan terlihat seperti massa seni patung (sklupture).
Nortre Dame mempunyai bukaan dengan bentuk dan letak yang barvariasi dan susunan yang tidak teratur. Ukuran besar jendela tidak sebanding ketebalan dindingnya yang sebagian ada mencapai 2 meter. Bukaan – bukaan tersebut dihiasi dengan kaca- kaca lukisan dan tulisan tangan dari Le Corbuzier sendiri. Hasil pencahayaan yang dihasilkan remang – remang yang terpencar dari lubang – lubang bukaan yang kecil. Pencahayaan yang dihasilkan tersebut sesuai dengan konsep pencerahan dalam ajaran Kristen.
Dengan bentuk yang tidak lazim dan unik untuk ukuran sebuah bangunan kapel atau gereja kecil,ada sebagianorang yang mengatakan bahwa Notre Dame merupakan bangunan post modern awal. Tidak mengherankan jika Note Dame merupakan prestasi Arsitektural yang tergolong paling gemilang dalam era akhir abad ke-20.
Konstruksi:
Secara keseluruhan Notre Dame menggunakan struktur bidang datar yang material utamanya dari beton bertulang
Dinding
Denah Notre Dame tersusun dari bidang-bidang lengkung menyerupai kurva dan setengah silinder. Notre Dame menggunakan struktur bidang datar sehingga dinding-dinding yang ada selain sebagai pembatas ruang juga berfungsi pemikul beban dan ukurannya lebih tebal dari dinding biasa karena berfungsi tersebut. Ini mengakibatkan bukaan menjadi terbatas.
Atap
Atap Notre Dame berbentuk miring terbuat dari bahan beton bertulang ekspose. Ketinggian atap arah utara lebih rendah disbanding atap dari arah selatan. Dengan perbedaan ketinggian tersebut maka air hujan akan mengalir ke arah utara. Atap Notre Dame tidak menggunakan talang sehingga air hujan akan jatuh langsung ke tanah terlihatr seperti air terjun.
Interior
Bagian – bagian interior bangunan seperti altar, tempat khotbah, dan kursi dibuat menyatu dengan lantai terbuat dari material beton
Menara
Notre dame memiliki tiga menara yang berbentuk setengah silinder, menara-menara tersebut merupakan peninggian dari dinding lengkung,
Setelah perang dunia II berakhir, Le Corbuzier lebih protektif dalam menghasilkan rancangan, hal tersbut dipicu oleh banyaknya bangunan yang yang rusak dan hancur selama perang berlangsung. Banyak proyek – proyek penting yang dikerjakan terutama proyek perumahan., perkantoran, dan fasilitas – fasilitas umum. Dalam setiap rancangan Le Corbuzier selalu konsisten dengan penerapan konsep “Penggunaan Lima Butir Dalam Arsitektur Baru“. Penggunaan konsep tersebut dapat dilihat pada penggunaan atap datar, unit bangunan diangkat ke atas tanah denagn kolom, dan ukuran teras yang cukup luas. Dari segi material, Le Corbuzier senang menggunakan beton ekspos, yang menampakkan warna dan bentik beton apa adanya tanpa pengolahan lebih lanjut, sehingga menimbulkan karakter tersendiri dari bangunan
Dari tahun 1945 sampai pada akhir karirnya sebagai arsitek Le Corbuzier banyak menghasilkan karya yang memepunyai karakter tersendiri dan otentik, salah satu karya tersebut adalah Notre Dame Du Haut Ronchamp. Notre Dame Du Haut Roncham adalah sebuah kapel atau gereja kecil yang terletak di kota Ronchamp, kurang lebih 300 KM sebelah timur kota Paris. Notre Dame terletak dalam sebuah komplek yang di dalamnya terdapat restoran dan tempat bermain anak. Komplek tersebut terletak di punggung pegunungan Des Vosges, dengan pemandangan perbukitan di sekelilingnya.
Bentuk arsitektur Notre Dame cukup kontroversial. Bentuknya sangat berbeda dengan bentuk – bentuk kapel atau gereja kecil pada lazimnya. Dilihat sepintas Notre Dame tidak terlihat seperti sebiah kapel. Bentik Otre Dame tersebut banyak menimbulkan persepsi dari orang yang melihatnya. Ada diantaranya yang menginterpretasikan dengan bentuk kapal, topi Italia, burung merpati, tangan orang yang sedang berdoa, bahkan ada yang mengatakan mirip seorang ibu dan anaknya. Bentuk Notre Dame merupakan komposisi bidang – bidang lengkung seperti kurva dan komposisi ketebalan dinding yang bervariasi sehingga secara keseluruhan bangunan terlihat seperti massa seni patung (sklupture).
Nortre Dame mempunyai bukaan dengan bentuk dan letak yang barvariasi dan susunan yang tidak teratur. Ukuran besar jendela tidak sebanding ketebalan dindingnya yang sebagian ada mencapai 2 meter. Bukaan – bukaan tersebut dihiasi dengan kaca- kaca lukisan dan tulisan tangan dari Le Corbuzier sendiri. Hasil pencahayaan yang dihasilkan remang – remang yang terpencar dari lubang – lubang bukaan yang kecil. Pencahayaan yang dihasilkan tersebut sesuai dengan konsep pencerahan dalam ajaran Kristen.
Dengan bentuk yang tidak lazim dan unik untuk ukuran sebuah bangunan kapel atau gereja kecil,ada sebagianorang yang mengatakan bahwa Notre Dame merupakan bangunan post modern awal. Tidak mengherankan jika Note Dame merupakan prestasi Arsitektural yang tergolong paling gemilang dalam era akhir abad ke-20.
Konstruksi:
Secara keseluruhan Notre Dame menggunakan struktur bidang datar yang material utamanya dari beton bertulang
Dinding
Denah Notre Dame tersusun dari bidang-bidang lengkung menyerupai kurva dan setengah silinder. Notre Dame menggunakan struktur bidang datar sehingga dinding-dinding yang ada selain sebagai pembatas ruang juga berfungsi pemikul beban dan ukurannya lebih tebal dari dinding biasa karena berfungsi tersebut. Ini mengakibatkan bukaan menjadi terbatas.
Atap
Atap Notre Dame berbentuk miring terbuat dari bahan beton bertulang ekspose. Ketinggian atap arah utara lebih rendah disbanding atap dari arah selatan. Dengan perbedaan ketinggian tersebut maka air hujan akan mengalir ke arah utara. Atap Notre Dame tidak menggunakan talang sehingga air hujan akan jatuh langsung ke tanah terlihatr seperti air terjun.
Interior
Bagian – bagian interior bangunan seperti altar, tempat khotbah, dan kursi dibuat menyatu dengan lantai terbuat dari material beton
Menara
Notre dame memiliki tiga menara yang berbentuk setengah silinder, menara-menara tersebut merupakan peninggian dari dinding lengkung,
Subscribe to:
Posts (Atom)